Daftar isi · 9 bagian
Ubah persen menjadi desimal, tentukan nilai dasar, lalu lakukan operasi secara bertahap.
Tujuan belajar
Persentase muncul pada diskon, bunga, nilai ujian, komposisi, dan perubahan harga. Setelah materi ini, kamu diharapkan dapat membaca persen sebagai perbandingan per seratus, menentukan nilai dasar, menghitung bagian atau persentase, serta menjelaskan mengapa perubahan berurutan harus dihitung tahap demi tahap.
- Mengubah persen menjadi pecahan dan desimal
- Mencari bagian ketika persen dan nilai dasar diketahui
- Mencari persen ketika bagian dan nilai dasar diketahui
- Menghindari kesalahan pada diskon atau perubahan berurutan
Persen berarti per seratus
Tanda persen berarti “per seratus”. Lima belas persen atau 15% sama dengan 15/100 dan 0,15. Jika ada 100 kotak lalu 15 diwarnai, bagian berwarna mewakili 15%. Gagasan ini tetap sama meskipun nilai dasarnya bukan 100. Untuk mencari 15% dari 200, kalikan 0,15 dengan 200 dan diperoleh 30.
Mengubah persen menjadi desimal dilakukan dengan membagi angka persen dengan 100. Karena itu 8% menjadi 0,08; 125% menjadi 1,25; dan 0,5% menjadi 0,005. Persentase dapat lebih dari 100% ketika bagian yang dibicarakan lebih besar daripada nilai dasarnya.
Tentukan nilai dasar lebih dahulu
Pertanyaan terpenting bukan sekadar “berapa persennya?”, tetapi “persen dari nilai yang mana?”. Nilai dasar adalah keseluruhan atau angka pembanding. Kalimat “15% dari 200” memakai 200 sebagai nilai dasar. Kalimat “harga naik 15% dari Rp200.000” juga memakai Rp200.000 sebagai dasar kenaikan.
Misalnya 18 siswa dari 30 siswa hadir. Bagian yang hadir adalah 18, sedangkan keseluruhannya 30. Persentase kehadiran dihitung dengan 18 ÷ 30 × 100%, yaitu 60%. Menukar posisi 18 dan 30 menghasilkan angka yang salah karena bagian dan keseluruhan memiliki peran berbeda.
Contoh bertahap: diskon satu kali
Sebuah tas berharga Rp200.000 mendapat diskon 15%. Nilai dasar diskon adalah harga awal. Ubah 15% menjadi 0,15, lalu hitung besar potongannya.
- Potongan = 0,15 × Rp200.000 = Rp30.000
- Harga akhir = Rp200.000 − Rp30.000
- Harga yang dibayar = Rp170.000
Kesalahan umum adalah menganggap Rp30.000 sebagai harga akhir. Hasil perkalian persen dengan harga awal adalah besar bagian atau potongan. Untuk memperoleh harga setelah diskon, potongan itu masih harus dikurangkan dari harga awal. Cara lain yang setara adalah mengalikan harga awal dengan 85%, yaitu bagian harga yang masih dibayar.
Kenaikan dan penurunan tidak otomatis saling membatalkan
Bayangkan nilai Rp2.000.000 naik 20%. Kenaikannya Rp400.000 sehingga nilai baru menjadi Rp2.400.000. Jika nilai baru itu turun 20%, dasar penurunannya bukan lagi Rp2.000.000, melainkan Rp2.400.000. Penurunannya Rp480.000, sehingga hasil akhirnya Rp1.920.000.
Naik 20% lalu turun 20% menghasilkan penurunan bersih 4%, bukan kembali ke nilai awal. Penyebabnya bukan aturan aneh, melainkan perubahan nilai dasar. Persentase yang sama diterapkan pada dua angka berbeda.
Jebakan diskon berurutan
Diskon 20% lalu 10% bukan diskon 30%. Untuk harga Rp200.000, diskon pertama menyisakan 80%: Rp200.000 × 0,80 = Rp160.000. Diskon kedua dihitung dari Rp160.000: Rp160.000 × 0,90 = Rp144.000. Total potongan Rp56.000 atau 28% dari harga awal.
Penjumlahan langsung hanya boleh dipakai bila kedua persentase benar-benar memakai nilai dasar yang sama. Pada perubahan berurutan, nilai dasar tahap kedua sudah berubah.
Pilih rumus sesuai yang dicari
Tiga bentuk berikut berasal dari hubungan yang sama. Gunakan label agar tidak sekadar menghafal.
- Mencari bagian: persentase desimal × nilai dasar
- Mencari persentase: bagian ÷ nilai dasar × 100%
- Mencari nilai dasar: bagian ÷ persentase desimal
Contoh: 24 adalah 30% dari suatu bilangan. Karena yang dicari nilai dasar, hitung 24 ÷ 0,30 = 80. Periksa kembali: 30% dari 80 memang 24. Pemeriksaan balik membantu menemukan salah posisi angka atau salah mengubah persen menjadi desimal.
Latihan mandiri
Kerjakan dengan menuliskan nilai dasar, persentase, operasi, dan hasil. Jangan hanya menebak dari angka yang terlihat.
- Sepatu Rp320.000 didiskon 25%. Berapa harga akhirnya?
- Dari 40 soal, Dita menjawab benar 34. Berapa persentase jawaban benarnya?
- Harga Rp500.000 naik 10%, lalu turun 10%. Berapa nilai akhirnya dan berapa perubahan bersihnya?
Pembahasan latihan
Untuk soal pertama, potongan 25% × Rp320.000 = Rp80.000, sehingga harga akhirnya Rp240.000. Untuk soal kedua, 34 ÷ 40 × 100% = 85%. Nilai dasar adalah seluruh soal, bukan jumlah jawaban benar.
Pada soal ketiga, kenaikan 10% membuat nilai menjadi Rp550.000. Penurunan 10% dihitung dari Rp550.000, yaitu Rp55.000, sehingga nilai akhir Rp495.000. Dibanding harga awal, nilainya turun Rp5.000 atau 1%. Hasil ini menegaskan bahwa perubahan berurutan harus dihitung menggunakan dasar pada setiap tahap.
Sumber materi
- Khan Academy — Percentageswww.khanacademy.org